http://Rajawali Times Nusantara.site Kabupaten Tangerang// Bandingkan PR Pemerintah kabupaten Tangerang Dengan Hedonisme di Bandung Tahun Lalu yang mana masyarakatnya membutuhkan perhatian berobat dan untuk pembangunan rumah layak huni, dimana dilokasi desa Sodong terdapat rumah yang jauh dari kata layak baik pintu yang terdapat dari seng apa kadarnya bahkan jendela, kusen dan pintu terlihat rusak sementara, Hedonisme birokrasi pemerintah kabupaten Tangerang terlihat megah,,Yang mana gelar rapat kordinasi dan evaluasi kerja di holiday inn,Peustur bandung pada tahun lalu., Masyarakat, menilai hanya sekedar buang buang anggaran yang tidak sesuai dengan keinginan presiden RI untuk Efisiensi anggaran,, dan sangat tidak sesuai dengan motto Tangerang gemilang.,
Dalam sesi Tersebut mengundang vocalis ternama,yang juga bawakan lagu dengan Judul,“selimut tetangga”,apakah hal itu juga lebih besar manfaat ketimbang pengentasan kemiskinan?.,
Menurut pandangan warga kabupaten,Tangerang bahwa zona merah untuk korupsi masih layak tersirat di tubuh pemerintah.,Hal itu,,tak lepas dari hedonisme yang baru baru ini menjadi pusat perhatian bersama.,
Kemajuan dan kemunduran suatu daerah adalah,,tak lepas dari birokrasi pemerintah,,melalui program, yang telah dicanangkan dan masih sebagian belum di tuntaskan yang menjadi catatan penting bagi masyarakat.,
Kalau sekedar membuat suatu acara yang,dinilai hanya menghamburkan anggaran yang berpotensi menjadi ladang korupsi.,suatu hal yang tidak di inginkan.,
Koreksi dari itu, media menilai pemerintah harus dapat,membuat skema yang berintegritas,untuk memajukan daerah.,
Potensi kerugian negara pun akan,terus bertambah,jika rapat kordinasi dan evaluasi,harus di luar daerah.,Dan jika kegiatan tersebut,tidak di stop besar kemungkinan kemunduran,akan menjadi bias.atau yang lajim,disebut belokan arah dari garis kebijakan,yang pro rakyat.,
Keinginan masyarakat,untuk segera pemerintah dapat mengambil langkah langkah tepat mengurangi resiko kerugian negara.,oleh karena itu arah kebijakan tersebut,harus tepat sesuai dengan,keinginan masyarakat dan tidak boleh,membiarkan hedonisme birokrasi.,
Bahkan terlihat dalam video yang di unggah di tiktok dengan,,ceria dan senang yang di pertontonkan oleh para pejabat kabupaten Tangerang.,Toh masih ada saudara saudara kita yang konon masih perlu uluran tangan,,bukan sekedar nyanyian merdu.,
Sementara Warga kabupaten Tangerang yang konon dekat pusat pemerintahan kabupaten Tangerang belum mendapat perhatian dari dinas terkait maupun pemerintah kabupaten Tangerang.
Selain itu, Roynal Christian Pasaribu AMd SE., SH., MH., Aktifis dari Lembaga Swadaya Masyarakat Sidak, yang juga berprofesi sebagai pengacara turut menyoroti pemerintah kabupaten Tangerang. Ia meminta pemerintah untuk peduli terhadap warga yang membutuhkan pertolongan terutama yang sakit
Dirinya meminta kepada Pemerintah agar segera melakukan evaluasi kerja dinas terkait baik di bidang kesra, maupun dinas kesehatan yang di nilai lamban menangani kesehatan maupun pembangunan yang mana menurutnya penanganan kesehatan dan keselamatan warga harus lebih penting dari sekedar kegiatan diluar Dengan temuan rumah tidak layak huni dimana , pintu, jendala pada rusak, tentunya tidak sesuai standar kelayakan dan keamanan,” tandasnya.
Hingga berita ini diterbitkan Kepala dinas Pendidikan dan Bupati Tangerang belum dapat dikonfirmasi.,
Redaksi Piter Siagian.




