http://Rajawali Times Nusantara.site Sleman // Sebuah peristiwa yang menggemparkan warga di Sidoarjo dengan kejadian terjadi sekitar pukul 16.30 Wib, seorang pria berinisial ARM alamat desa Sindurmatani RT 06 RW 09 Kecamatan Ngampek seleman diduga kuat pelaku ingin mengakhiri hidup. Hari ini 22 /4/2026.
Atas kejadian tersebut Kerumunan massa pun terjadi hingga teriakan memanggil untuk turun dari atas tower diduga kuat ada keinginan pelaku untuk melakukan bunuh diri.
Beruntung tim evakuasi dengan sigap dan berhasil membujuk dan menurunkan pelaku untuk turun sehingga nyawanya terselamatkan.
Adapun tim evakuasi setelah menerima laporan dan menindak lanjuti laporan tersebut Pada hari Rabu tanggal 22 April 2026 pukul 16.30 Wib / sampai selesai di Tower Telkomsel desa Kwangsan RT 03/RW 03 kec Sedati Sidoarjo.
“Evakuasi ARM oleh team gabungan dan BPBD Kab Sidoarjo.berjalan sesuai harapan masyarakat, Hadir dalam kegiatan tersebut 1. Camat Sedati 2. Kapolsek Sedati 3. Kadinsos Kab Sidoarjo 4. pemadam Kebakaran kab Sidoarjon 5. BPBD kab Sidoarjo 6. Kades Kwangsan dan perangkat 7. Bhabin desa Kwangsan 8. PMI kab Sidoarjo.
Menurut keterangan Kapolsek Sedati Iptu Masyita Dian Sugianto SH MH pihaknya menerima laporan dari warga seorang pria memanjat Tower Telekomunikasi diduga kuat ingin melakukan bunuh diri sekitar Pukul 16.30 Wib, atas informasi tersebut Personil Polsek Sedati menindak lanjuti laporan dan bergegas kelokasi untuk melakukan evakuasi. Dan Pukul 16.35 Wib Sedati 1 Bersama dengan Badal dan 5 Pers tiba di Gardu Tower Telkomsel desa Kwangsan serta menghubungi Basarnas dan Damkar untuk meminta bantuan evakuasi
Kapolsek menjelaskan Pukul 17.00 Wib Personil Damkar dan BPBD tiba di lokasi Tower. Dan Pada Pukul 18.00 wib Personil dari BPBD serta Damkar observasi dan melakukan persiapan untuk Evakuasi serta Pada pukul 19.00 wib petugas dari BPBD melaksanakan brifing dilanjutkan naik ke atas tower untuk evakuasi.
Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, Pada pukul 20.10 wib Pers BPBD berhasil mengevakuasi dan selanjut saudara Andika Resta Mahesa di bawa ke Puskesmas Sedati dengan mengunakan ambulan PMI untuk pengecekan dan perawatan medis
Pada pukul 20.49 Wib seluruh rangkaian kegiatan telah selesai dilaksanakan, dan berjalan dengan situasi aman dan kondusif.
Adapun motif Pelaku ingin mengakhiri hidup adalah diduga hubungan asmaranya dengan pacarnya. Menurut pengakuan pelaku dirinya di sepelekan. Ungkap Kapolsek.
Pewarta : Redho
Editor : Denilo Lefrando
Redaksi : Piter Siagian




