Beranda / Terkini / Pengabdian Masyarakat FH UNTARA: Santuni Anak Yatim, dan Optimalisasikan Potensi Lulusan Sarjana Hukum

Pengabdian Masyarakat FH UNTARA: Santuni Anak Yatim, dan Optimalisasikan Potensi Lulusan Sarjana Hukum

http://Rajawali Times Nusantara.site ‎TANGERANG – Fakultas Hukum Universitas Tangerang Raya menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim, seminar penguatan kapasitas lulusan, serta buka puasa bersama pada Minggu, 1 Maret 2026, di Tangerang.‎

‎Kegiatan bertema “Optimalisasi Potensi Lulusan Sarjana Hukum” ini menghadirkan dua narasumber, yakni Fikry Latukau, S.H., M.H. dan Yudi Rijali Muslim, S.H., M.H., yang memberikan pemaparan strategis kepada mahasiswa mengenai tantangan dan peluang lulusan hukum di era kompetitif.‎

‎Pentingnya Integritas dan Spesialisasi

‎Dalam paparannya, Yudi Rijali Muslim menekankan bahwa lulusan hukum tidak cukup hanya mengandalkan gelar akademik. Menurutnya, integritas dan konsistensi dalam membangun reputasi, networking (relasi) menjadi kunci utama di dunia praktik hukum.

‎‎“Persaingan di dunia kerja sangat ketat. Sarjana hukum harus memiliki nilai tambah, baik dalam bentuk sertifikasi, kemampuan litigasi, legal drafting, maupun pemahaman hukum bisnis dan teknologi,” ujarnya.

‎‎Ia juga mendorong mahasiswa untuk mulai menentukan minat spesialisasi sejak dini, apakah ingin menjadi advokat, jaksa, hakim, legal officer perusahaan, mediator, maupun akademisi. Selain itu, kemampuan komunikasi publik dan penguasaan teknologi hukum (legal tech) disebut sebagai kebutuhan mendesak di era digital.

‎‎Bangun Mental Tangguh dan Jaringan Profesional

‎‎Sementara itu, Fikry Latukau menyoroti pentingnya mentalitas dan jejaring profesional bagi lulusan hukum. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan karier tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh relasi dan pengalaman lapangan.‎

‎“Mahasiswa hukum harus aktif di organisasi, magang, serta membangun jaringan sejak kuliah. Dunia hukum itu berbasis kepercayaan. Reputasi dibangun dari konsistensi dan etika,” jelasnya.

‎‎Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga idealisme dan keberanian dalam menegakkan keadilan, sembari tetap profesional dalam menghadapi dinamika praktik hukum di lapangan.

‎Komitmen Kampus pada Pengabdian dan Kepedulian Sosial

‎Dekan Fakultas Hukum, Rahmiati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.‎

‎Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter yang memiliki empati dan kepedulian sosial.‎

‎“Melalui kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama ini, kami ingin menanamkan nilai kemanusiaan dan solidaritas kepada mahasiswa. Sarjana hukum harus hadir memberi manfaat, bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk masyarakat,” ungkapnya.

‎Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan intelektual sekaligus spiritual bagi civitas akademika.

‎‎Acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dan buka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan, mempererat silaturahmi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat.

(Arfan*)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *